<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>/var/log/salman</title>
	<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id</link>
	<description>My online notepad</description>
	<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 08:27:44 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Jejaring Sosial</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2009/04/13/jejaring-sosial/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2009/04/13/jejaring-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 23:55:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[1]]></category>

		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<category><![CDATA[friendster]]></category>

		<category><![CDATA[social network]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2009/04/13/jejaring-sosial/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Jejaring sosial atau yang bahasa kerennya &#8220;Social Network&#8221; saat ini sedang mewabah diseluruh dunia. Sebut saja friendster, facebook, myspace, fupei (made in Indonesia), dll yang sudah memiliki masing-masing penggemar. Namun tidak sedikit pula yang memiliki akun pada tempat yang berbeda. Sebagai contoh, saya memiliki akun friendster dan juga facebook.
Latar belakang orang untuk bergabung dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><a href="http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/files/2009/04/friendster.jpg" title="Friendster"><img src="http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/files/2009/04/friendster.thumbnail.jpg" alt="Friendster" /></a><a href="http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/files/2009/04/facebook.jpg" title="Facebook"> <img src="http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/files/2009/04/facebook.thumbnail.jpg" alt="Facebook" /></a></p>
<p>Jejaring sosial atau yang bahasa kerennya &#8220;Social Network&#8221; saat ini sedang mewabah diseluruh dunia. Sebut saja friendster, facebook, myspace, fupei (made in Indonesia), dll yang sudah memiliki masing-masing penggemar. Namun tidak sedikit pula yang memiliki akun pada tempat yang berbeda. Sebagai contoh, saya memiliki akun friendster dan juga facebook.</p>
<p>Latar belakang orang untuk bergabung dengan jejaring sosial sangatlah banyak. Mulai dari mencari teman lama ataupun teman baru juga pasangan. Bagi saya, bergabung dengan salahsatu atau beberapa jejaring sosial adalah untuk menjaga silaturahmi dengan teman sekolah dulu ataupun dengan relasi.</p>
<p>Saya termasuk orang yang mungkin belakangan kenal friendster (sekitar tahun 2005). Saya bergabung karena beberapa teman kuliah saya menanyakan akun friendster saya. Begitupula dengan facebook.</p>
<p>Situs jejaring sosial, menurut saya adalah sebuah media dimana masing-masing individu untuk tetap saling berhubungan tentunya dengan berbagai macam fitur didalamnya.</p>
<p>Situs jejaring sosial yang sedang beken di indonesia saat ini adalah friendster dan facebook. Kedua situs ini sebenarnya secara sadar atau tidak memiliki pangsa pasar yang berbeda. Berdasarkan pengamatan saya pribadi, friendster lebih digandrungi oleh anak kuliah kebawah (sma, smp, sd, tk - mungkin ga? :D). Sedangkan facebook lebih kepada orang dewasa, identik dengan profesional atau pekerja.</p>
<p>Belakangan facebook makin digandrungi karena memungkinkan untuk melakukan post message,wall,comment via aplikasi di smartphonne. Salah satunya adalah di blackberry. Kemudahan tersebut (paling penting &#8220;status update&#8221;) membuat facebook semakin terkenal. Karena tidak sedikit orang yang ingin kegiatannya diketahui oleh semua teman-temannya. Entah ketika sedang berlibur, atau makan siang di restoran AMIGOS.</p>
<p>Untuk hal yang diatas, friendster kalah cepat. Hal ini dikarenakan situs facebook menyediakan &#8220;open API&#8221; sehingga siapapun dapat mengembangkan aplikasi yang berbasis facebook. Sedangkan friendster pada awalnya &#8220;close API&#8221; baru belakangan menyediakan &#8220;open API&#8221;.</p>
<p>Bagi saya pribadi, saya lebih menyukai facebook karena bisa diakses langsung via blackberry, sehingga memudahkan saat mengecek status update teman-teman saya.</p>
<p>Gimana?sudah punya akun di facebook atau friendster?daftar yah&#8230; Nanti add saya <img src='http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat ber-friendster dan ber-facebook ria ya&#8230;&#8230;.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Sent using TELKOMSEL BlackBerry</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2009/04/13/jejaring-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Install SMS Gateway dengan Ubuntu Server dan Gnokii</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/09/24/install-sms-gateway-dengan-ubuntu-server-dan-gnokii/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/09/24/install-sms-gateway-dengan-ubuntu-server-dan-gnokii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 12:37:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[*nix]]></category>

		<category><![CDATA[gnokii]]></category>

		<category><![CDATA[sms gateway]]></category>

		<category><![CDATA[ubuntu server]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/09/24/install-sms-gateway-dengan-ubuntu-server-dan-gnokii/</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum install gnokii ada baiknya ubuntu server kita di install beberapa paket terlebih dahulu untuk menghindari adanya error saat kompilasi smsd, diantaranya :

apt-get install build-essential
apt-get install gettext
apt-get install libgtk2.0-dev
apt-get install libgtk-dev
apt-get instlal flex

Selanjutnya download Gnokii versi terbaru di http://www.gnokii.org/download/gnokii/
Kemudian lakukan langkah-langkah berikut ini :
tar -jxvf gnokii
cd gnokii
./configure
make
make install
cd smsd
make
make install
Setelah Gnokii terinstall, kita bisa menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum install gnokii ada baiknya ubuntu server kita di install beberapa paket terlebih dahulu untuk menghindari adanya error saat kompilasi smsd, diantaranya :</p>
<ul>
<li>apt-get install build-essential</li>
<li>apt-get install gettext</li>
<li>apt-get install libgtk2.0-dev</li>
<li>apt-get install libgtk-dev</li>
<li>apt-get instlal flex</li>
</ul>
<p>Selanjutnya download Gnokii versi terbaru di <a href="http://www.gnokii.org/download/gnokii/">http://www.gnokii.org/download/gnokii/</a><br />
Kemudian lakukan langkah-langkah berikut ini :</p>
<p>tar -jxvf gnokii<br />
cd gnokii<br />
./configure<br />
make<br />
make install</p>
<p>cd smsd<br />
make<br />
make install</p>
<p>Setelah Gnokii terinstall, kita bisa menggunakan playsms atau aplikasi lainnya untuk memanage sms yang diterima.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/09/24/install-sms-gateway-dengan-ubuntu-server-dan-gnokii/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gelar versus Kompetensi</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/08/24/gelar-versus-kompetensi/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/08/24/gelar-versus-kompetensi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 20:11:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[1]]></category>

		<category><![CDATA[gelar]]></category>

		<category><![CDATA[kompetensi]]></category>

		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>

		<category><![CDATA[pascasarjana]]></category>

		<category><![CDATA[sarjana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/08/24/gelar-versus-kompetensi/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari kami kedatangan tamu seorang mahasiswa. Tujuannya hari itu adalah untuk mendaftarkan laptopnya agar bisa mengakses hotspot yang tersedia dilingkungan kampus.
Adapun prosedur yang harus dilalui diantaranya adalah mencatat nama dan npm dari user yang bersangkutan. Ketika ditanya namanya siapa, mahasiswa ini langsung menjawab &#8220;dokter fulan&#8221;. Teman yang mencatat hanya menulis fulan saja. Kemudian mahasiswa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari kami kedatangan tamu seorang mahasiswa. Tujuannya hari itu adalah untuk mendaftarkan laptopnya agar bisa mengakses hotspot yang tersedia dilingkungan kampus.</p>
<p>Adapun prosedur yang harus dilalui diantaranya adalah mencatat nama dan npm dari user yang bersangkutan. Ketika ditanya namanya siapa, mahasiswa ini langsung menjawab &#8220;dokter fulan&#8221;. Teman yang mencatat hanya menulis fulan saja. Kemudian mahasiswa ini mengulang menyebutkan namanya dengan &#8220;dokter fulan&#8221;. Proses penyebutan nama &#8220;dokter fulan&#8221; berlangsung kurang lebih 3 kali.</p>
<p>Setelah ditanya nama, teman saya ini menanyakan NPM yang bersangkutan. Ketika disebutkan ternyata angkatannya dibawah dari yang mencatat (adik angkatan).</p>
<p>Kondisi berbeda saya temui di Bandung. Pada saat saya baru mulai kuliah, sebagian besar dosen yang mengajar tidak pernah menyebutkan gelar mereka. Malah, kami yang berusaha untuk mencari tahu gelar dosen yang bersangkutan. Padahal mereka rata-rata S3 (baik dari dalam maupun luar negeri - yang terbaik).</p>
<p>Semua dosen saya itu kalau kita googling namanya, Insya Allah ketemu banyak. Baik itu informasi pribadi maupun informasi tentang penelitiannya (paper, makalah, dsb).</p>
<p>Kembali ke mahasiswa diatas, saya kemudian iseng mencari namanya via www.google.com, ternyata google pun tidak menemukannya <img src='http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Fyi, teman yang mencatat nama mahasiswa tersebut saat ini sedang kuliah pasca sarjana (S2) di UGM <img src='http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Gimana nih, gelar atau kompetensi? Perlukah kita menyebutkan gelar akademik atau agama saat berinteraksi dengan orang lain?</p>
<p>Kalau menurut saya sih&#8230;. gak perlu yah&#8230;. jangan-jangan maksud hati &#8216;riya&#8217; ternyata lawan bicara kita gelarnya lebih tinggi&#8230; dijamin malu euy&#8230; <img src='http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/08/24/gelar-versus-kompetensi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>My New Desktop with Zenwalk</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/07/04/my-new-desktop-with-zenwalk/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/07/04/my-new-desktop-with-zenwalk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 16:26:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[*nix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/07/04/my-new-desktop-with-zenwalk/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/files/2008/07/screenshot-04-jul-2008-162113.jpg" title="My New Desktop"><img src="http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/files/2008/07/screenshot-04-jul-2008-162113.jpg" alt="My New Desktop" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/07/04/my-new-desktop-with-zenwalk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Suku Terasing v.s. Suku Terakhir</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/07/01/suku-terasing-vs-suku-terakhir/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/07/01/suku-terasing-vs-suku-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 20:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[1]]></category>

		<category><![CDATA[security]]></category>

		<category><![CDATA[suku terakhir]]></category>

		<category><![CDATA[suku terasing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/07/01/suku-terasing-vs-suku-terakhir/</guid>
		<description><![CDATA[Suku Terasing : Berada pada lokasi yang jauh dari peradaban (dipisahkan oleh bangunan yang sudah dihancurkan).
Suku Terakhir : Orang-orang yang pulang paling terakhir (terkadang sampai dikunciin sama security).
 &#8220;Kami adalah suku terakhir&#8221;  
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suku Terasing : Berada pada lokasi yang jauh dari peradaban (dipisahkan oleh bangunan yang sudah dihancurkan).</p>
<p>Suku Terakhir : Orang-orang yang pulang paling terakhir (terkadang sampai dikunciin sama security).</p>
<h2> <strong>&#8220;Kami adalah suku terakhir&#8221;</strong> <img src='http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </h2>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/07/01/suku-terasing-vs-suku-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Broadband dan WI-FI</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/23/broadband-dan-wi-fi/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/23/broadband-dan-wi-fi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 20:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[1]]></category>

		<category><![CDATA[bandwidth]]></category>

		<category><![CDATA[broadband]]></category>

		<category><![CDATA[koneksi wireless]]></category>

		<category><![CDATA[wifi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/23/broadband-dan-wi-fi/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu ada komplain dari salah seorang klien mengenai lambatnya koneksi internet. Kemudian beliau ini menganjurkan untuk menggunakan broadband dan wi-fi.   Mudah-mudahan sedikit catatan ini bisa mengoreksi pemahaman mengenai broadband dan wi-fi yang klien tersebut sampaikan.
Broadband 
Broadband adalah transmisi data kecepatan tinggi. Biasanya menggunakan media kabel atau nirkabel (wireless).  Adapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu ada komplain dari salah seorang klien mengenai lambatnya koneksi internet. Kemudian beliau ini menganjurkan untuk menggunakan broadband dan wi-fi.   Mudah-mudahan sedikit catatan ini bisa mengoreksi pemahaman mengenai broadband dan wi-fi yang klien tersebut sampaikan.</p>
<p><strong>Broadband </strong><br />
Broadband adalah transmisi data kecepatan tinggi. Biasanya menggunakan media kabel atau nirkabel (wireless).  Adapun salah satu contoh produknya adalah Telkomspeedy , FastMedia (berbasis kabel - xDSL), IM2 Broom dan Telkomsel Flash (3.5G - HSDPA).</p>
<p>Kecepatan transfer data yang ditawarkan diatas 128Kbps hingga 20Mbps.</p>
<p><strong>Wi-Fi</strong><br />
Wi-fi (Wireless Fidelity) merupakan merek dagang dari koneksi nirkabel. Standar IEEE dari Wi-fi adalah 802.11b, 802.11a, 802.11g dan 802.11n. Masing-masing standar ini memiliki kecepatan transfer data yang berbeda. Hal ini dikarenakan perbedaan modulasi yang digunakan pada masing-masing standar. IEEE 802.11b dan IEEE 802.11g menggunakan bekerja pada frekuensi 2.4GHz, sedangkan IEEE 802.11a mengunakan frekuensi 5GHz. Untuk IEEE802.11n rencananya akan menggunakan frekuensi 2.4GHz dan 5 GHz.</p>
<p>Peralatan Wi-Fi biasanya dapat kita temukan (embedded) pada notebook (laptop) atau PDA.</p>
<p>Berikut ini perbandingan antar standar WiFi (dari http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11)</p>
<table>
<tr>
<th><strong>802.11</strong><br />
Protocol</th>
<th>Release<sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11#cite_note-80211timeline-2">[3]</a></sup></th>
<th>Freq.<br />
(GHz)</th>
<th>Thru.<br />
(Mbit/s)</th>
<th>Data<br />
(Mbit/s)</th>
<th>Mod.</th>
<th>r<sub>in.</sub><br />
(m)</th>
<th>r<sub>out.</sub><br />
(m)</th>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11_%28legacy_mode%29" title="IEEE 802.11 (legacy mode)">–</a></td>
<td>1997</td>
<td>2.4</td>
<td>00.9</td>
<td>002</td>
<td>&nbsp;</td>
<td>~20</td>
<td>~100</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11a-1999" title="IEEE 802.11a-1999">a</a></td>
<td>1999</td>
<td>5</td>
<td>23</td>
<td>054</td>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Orthogonal_frequency-division_multiplexing" title="Orthogonal frequency-division multiplexing">OFDM</a></td>
<td>~35</td>
<td>~120</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11b-1999" title="IEEE 802.11b-1999">b</a></td>
<td>1999</td>
<td>2.4</td>
<td>04.3</td>
<td>011</td>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Direct-sequence_spread_spectrum" title="Direct-sequence spread spectrum">DSSS</a></td>
<td>~38</td>
<td>~140</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11g-2003" title="IEEE 802.11g-2003">g</a></td>
<td>2003</td>
<td>2.4</td>
<td>19</td>
<td>054</td>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Orthogonal_frequency-division_multiplexing" title="Orthogonal frequency-division multiplexing">OFDM</a></td>
<td>~38</td>
<td>~140</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11n" title="IEEE 802.11n">n</a></td>
<td>2009</td>
<td>2.4, 5</td>
<td>74</td>
<td>248</td>
<td>&nbsp;</td>
<td>~70</td>
<td>~250<sup><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11#cite_note-3">[4]</a></sup></td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/IEEE_802.11y" title="IEEE 802.11y">y</a></td>
<td>2008</td>
<td>3.7</td>
<td>23</td>
<td>054</td>
<td>&nbsp;</td>
<td>~50</td>
<td>~5000</td>
</tr>
</table>
<p>Kecepatan transfer data tertinggi menggunakan wireless adalah sekitar 248 Mbps dengan menggunakan standar 802.11n. Standar n, ini baru direlease sekitar tahun 2009. Jadi saat ini kecepatan tertinggi yang dapat dicapai adalah 54Mbps.</p>
<p>Sedangkan untuk transfer data  menggunakan kabel sekarang sudah mencapai 10Gbps (IEEE 802.3an).<br />
<strong>Penutup</strong><br />
Saat ini Universitas YARSI telah memiliki 5 koneksi ADSL (telkomspeedy) dimana masing-masing koneksi memiliki kecepatan transfer data sekitar 250 Kbps - 384 Kbps. Ditambah satu koneksi wireless (5GHz - jetcoms) sebesar 256Kbps. Sehingga total bandwidth yang dimiliki oleh Universitas YARSI saat ini sekitar 2Mbps (asumsi kecepatan rata-rata koneksi ADSL sekitar 384 Kbps).</p>
<p>(diolah dari berbagai sumber)</p>
<p>CMIIW</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/23/broadband-dan-wi-fi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Shared Folder dari VirtualBox</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/19/shared-folder-dari-virtualbox/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/19/shared-folder-dari-virtualbox/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 15:45:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<category><![CDATA[linux]]></category>

		<category><![CDATA[shared folder]]></category>

		<category><![CDATA[virtualbox]]></category>

		<category><![CDATA[windows xp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/19/shared-folder-dari-virtualbox/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah cara untuk melakukan share resource dari computer host ke computer guest. Dimana host-nya menggunakan linux dan guest-nya menggunakan Windows XP :
salman[~]$ VBoxManage sharedfolder add "WinXP" -name "data" -hostpath "/home/salman/Documents/My Document"/
Kemudian dari computer guest (Windows XP) ketikkan perintah berikut di command prompt :
C:\&#62;net use H: \\vboxsvr\data
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah cara untuk melakukan share resource dari computer host ke computer guest. Dimana host-nya menggunakan linux dan guest-nya menggunakan Windows XP :</p>
<pre>salman[~]$ VBoxManage sharedfolder add "WinXP" -name "data" -hostpath "/home/salman/Documents/My Document"/</pre>
<p>Kemudian dari computer guest (Windows XP) ketikkan perintah berikut di command prompt :</p>
<pre>C:\&gt;net use H: \\vboxsvr\data</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/19/shared-folder-dari-virtualbox/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nested If</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/17/nested-if/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/17/nested-if/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 08:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<category><![CDATA[Microsoft Excel]]></category>

		<category><![CDATA[Nested IF]]></category>

		<category><![CDATA[Open Office Calc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/17/nested-if/</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah menjumpai nested IF seperti ini :
=IF(L9=4,&#8221;A&#8221;,IF(L9&#62;=3.75,&#8221;A-&#8221;,IF(L9&#62;=3.5,&#8221;B+&#8221;,IF(L9&#62;=3,&#8221;B&#8221;,
IF(L9&#62;=2.75,&#8221;B-&#8221;,IF(L9&#62;=2.5,&#8221;C+&#8221;,IF(L9&#62;=2,&#8221;C&#8221;,IF(L9&#62;=1.75,&#8221;C-&#8221;,
IF(L9=1,&#8221;D&#8221;,if(L9=0,&#8221;E&#8221;,&#8221;T&#8221;))))))))))
Apabila dijalankan di Microsoft Excel 2003 maka akan terdapat error. Karena Microsoft Excel 2003 hanya mendukung nested IF sampai dengan 7 saja.
Untuk menanggulanginya maka bisa menggunakan Microsoft Excel 2007 atau menggunakan Openoffice Calc (yang gratis).
Jika digunakan pada OpenOffice Calc, maka syntax-nya mengalami perubahan menjadi :
=IF(L9=4;&#8221;A&#8221;;IF(L9&#62;=3.75;&#8221;A-&#8221;;IF(L9&#62;=3.5;&#8221;B+&#8221;;IF(L9&#62;=3;&#8221;B&#8221;;
IF(L9&#62;=2.75;&#8221;B-&#8221;;IF(L9&#62;=2.5;&#8221;C+&#8221;;IF(L9&#62;=2;&#8221;C&#8221;;IF(L9&#62;=1.75;&#8221;C-&#8221;;
IF(L9=1;&#8221;D&#8221;;if(L9=0;&#8221;E&#8221;;&#8221;T))))))))))
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah menjumpai <em>nested</em> IF seperti ini :</p>
<p>=IF(L9=4,&#8221;A&#8221;,IF(L9&gt;=3.75,&#8221;A-&#8221;,IF(L9&gt;=3.5,&#8221;B+&#8221;,IF(L9&gt;=3,&#8221;B&#8221;,<br />
IF(L9&gt;=2.75,&#8221;B-&#8221;,IF(L9&gt;=2.5,&#8221;C+&#8221;,IF(L9&gt;=2,&#8221;C&#8221;,IF(L9&gt;=1.75,&#8221;C-&#8221;,<br />
IF(L9=1,&#8221;D&#8221;,if(L9=0,&#8221;E&#8221;,&#8221;T&#8221;))))))))))</p>
<p>Apabila dijalankan di Microsoft Excel 2003 maka akan terdapat<em> error</em>. Karena Microsoft Excel 2003 hanya mendukung <em>nested</em> IF sampai dengan 7 saja.</p>
<p>Untuk menanggulanginya maka bisa menggunakan Microsoft Excel 2007 atau menggunakan Openoffice Calc (yang gratis).</p>
<p>Jika digunakan pada OpenOffice Calc, maka <em>syntax</em>-nya mengalami perubahan menjadi :</p>
<p>=IF(L9=4;&#8221;A&#8221;;IF(L9&gt;=3.75;&#8221;A-&#8221;;IF(L9&gt;=3.5;&#8221;B+&#8221;;IF(L9&gt;=3;&#8221;B&#8221;;<br />
IF(L9&gt;=2.75;&#8221;B-&#8221;;IF(L9&gt;=2.5;&#8221;C+&#8221;;IF(L9&gt;=2;&#8221;C&#8221;;IF(L9&gt;=1.75;&#8221;C-&#8221;;<br />
IF(L9=1;&#8221;D&#8221;;if(L9=0;&#8221;E&#8221;;&#8221;T))))))))))</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/17/nested-if/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Self Signed SSL Certificate</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/03/self-signed-ssl-certificate/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/03/self-signed-ssl-certificate/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 20:18:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[*nix]]></category>

		<category><![CDATA[apache]]></category>

		<category><![CDATA[openssl]]></category>

		<category><![CDATA[pass phrase]]></category>

		<category><![CDATA[private key]]></category>

		<category><![CDATA[rsa]]></category>

		<category><![CDATA[ssl]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/03/self-signed-ssl-certificate/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah langkah-langkah agar apache+ssl dapat otomatis restart tanpa harus mengisi pass phrase-nya.
1. Generate Private Key
#openssl genrsa -des3 -out server.key 1024
2. Generate CSR
    #openssl req -new -key server.key -out server.csr
3. Remove pass phrase from key
#cp server.key server.key.org
#openssl rsa -in server.key.org -out server.key
4. Generate Self Signed Certificate
    #openssl x509 -req -days 365 -in server.csr -signkey [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah langkah-langkah agar apache+ssl dapat otomatis restart tanpa harus mengisi pass phrase-nya.</p>
<p>1. Generate Private Key<br />
<strong>#openssl genrsa -des3 -out server.key 1024</strong></p>
<p>2. Generate CSR<br />
<strong>    #openssl req -new -key server.key -out server.csr</strong></p>
<p>3. Remove pass phrase from key<br />
<strong>#cp server.key server.key.org<br />
#openssl rsa -in server.key.org -out server.key</strong></p>
<p>4. Generate Self Signed Certificate<br />
<strong>    #openssl x509 -req -days 365 -in server.csr -signkey server.key -out   server.crt</strong></p>
<p>5. Installing Private Key and Certificate<br />
<strong>    #cp server.crt /usr/local/apache/conf/ssl.crt<br />
#cp server.key /usr/local/apache/conf/ssl.key</strong></p>
<p>6. Configuring SSL Enabled Virtual Hosts<br />
SSLEngine on<br />
SSLCertificateFile /usr/local/apache/conf/ssl.crt/server.crt<br />
SSLCertificateKeyFile /usr/local/apache/conf/ssl.key/server.key<br />
SetEnvIf User-Agent &#8220;.*MSIE.*&#8221; nokeepalive ssl-unclean-shutdown<br />
CustomLog logs/ssl_request_log \<br />
&#8220;%t %h %{SSL_PROTOCOL}x %{SSL_CIPHER}x \&#8221;%r\&#8221; %b&#8221;</p>
<p>7. Restart Apache<br />
# apachectl restart</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/03/self-signed-ssl-certificate/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apache: Disable Directory Browsing</title>
		<link>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/02/disable-directory-listing/</link>
		<comments>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/02/disable-directory-listing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 11:17:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>salman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[*nix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/02/disable-directory-listing/</guid>
		<description><![CDATA[Ubah Options Indexes -&#62; Options -Indexes
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ubah Options Indexes -&gt; Options -Indexes</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://step2k.blogs.yarsi.ac.id/2008/06/02/disable-directory-listing/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
